Masukkan email anda untuk dikirimi update artikel blog ini

03 Februari 2011

Perawatan dan Pemeriksaan Accu Biasa / Konvensional




Meski memiliki fungsi yang sangat vital, kadang perawatan aki ( accu) kurang diperhatikan. Kurangnya perawatan terhadap komponen ini, tentu saja dapat menimbulkan masalah terhadap kinerja accu, salah satunya akan berakibat lebih pendeknya usia pakai accu dari yang seharusnya.

Berikut adalah tips perawatan accu Biasa / Konvensional agar dapat bekerja secara optimal dan tentu saja tidak mudah rusak.

1.Pengecekan level elektrolit (Accu Konvensional)








• Jika jumlah elektrolit yang terdapat dalam accu berada di bawah batas bawah (lower level yang tertera dalam kemasan accu), dan accu tersebut terus digunakan maka hal ini dapat menyebabkan ledakan.

• Penggunaan accu secara terus menerus dengan elektrolit berada pada level rendah (lower level) akan mempercepat kerusakan pada accu, memperpendek usia pemakaian dan dapat menyebabkan ledakan.

2.Bersihkan permukaan battery dengan kain basah. Selalu jaga accu tetap kering








• Jangan membersihkan dengan lap kering karena arus listrik statis dapat menyebabkan ledakan.
• Jangan biarkan sumbat lubang accu terbuka, untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam accu
• Bersihkan bagian atas dan samping accu agar memudahkan pembacaan level elektrolit

3.Periksa dengan teliti kabel-kabel accu








4.Rawatlah terminal









• Bila karat telah merusak kabel-kabel dan clamps, gantilah segera kabel-kabel dan clamps tersebut dengan yang baru.
• Bagian penghubung dari bagian metalik terminal adalah bagian yang mudah terkikis dan rusak sehingga membutuhkan perhatian lebih.

• Bersihkan bagian yang berkarat yang terdapat pada terminal accu dengan menggunakan sikat kawat dan ampelas. Korosi pada kabel terminal dapat secara mudah dibersihkan dengan menggunakan air panas.

5.Pelihara terminal clamps dengan baik








• Memasang dan melepaskan terminal clamps dapat menyebabkan kerusakan. Berikan sedikit pelumas pada permukaan terminal setelah dikencangkan pada terminal Positip.

6.Ikatkan accu dengan kencang








• Hati-hati juga jangan sampai terlalu kencang berlebihan dalam mengencangkan baut pengikat accu


7.Periksa kebocoran cairan









• Berhati-hati pada area yang ditemukan kebocoran, segera keringkan dan bersihkan area yang ditemukan kebocoran

8.Periksa berat jenis









• isi ulang battery jika berat jenisnya dibawah 1.240 (untuk accu 20°C). Apabila berat jenisnya tidak mencapai ke posisi semula setelah diisi ulang, gantilah accu tersebut dengan accu yang baru.
• Apabila level cairan terlalu dalam untuk
diperiksa, segera tambahkan air accu biasa/cairan suling
dan isi ulang

• Pastikan untuk menutup sumbat lubang untuk mencegah cairan tumpah. Jika sirkulasi dari gas yang dihasilkan di dalam accu tersumbat hal ini juga dapat meningkatkan tekanan internal accu dan dapat menyebabkan kerusakan pada tempat accu atau kebocoran cairan



9.Tutuplah kembali penutup lubang sumbat dengan kencang









sumber : Battery Global













Komentar Terbaru

Jumlah orang yang sudah berlangganan blog ini
 

KerjainSendiri.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com, adapted by KerjainSendiri.com team